Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

HUKUM MODUS TOLLENS



 MODUS TOLLENS


p -> q

~q      
                         
 
~p

Dari pernyataan yang diatas, hukum modus tollens ini yaitu penarikan kesimpulan dari premis p -> q dan premis ~q. Dimana premis kesatu mempunyai nilai q dan premis kedua juga mempunyai nilai q. Jadi, nilai q ini bisa dihilangkan tetapi di premis kedua untuk negasinya tidak bisa dihilangkan karena di premis pertama tidak memiliki negasi. Di premis satu tersisa p, dan di premis dua tersisa negasi. Dan dapat ditarik kesimpulan menjadi negasi p (~p). Hukum Modus Tollens ini mempunyai nilai kebenaran yang sama. 

p
q
p -> q
~q
(p -> q) v ~q)
~p
((p -> q) v ~q) -> ~p
1
1
1
0
0
0
1
1
0
0
1
0
0
1
0
1
1
0
0
1
1
0
0
1
1
1
1
1

Pada bagian ((p -> q) v ~q) -> ~p menunjukkan semua kondisi 1 atau true, yang berarti pembuktian hukum modus tollens menggunakan tabel kebenaran adalah berhasil

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Representasi Knowledge Base


Cara Representasi Knowledge Base

Knowledge Representation Basis Pengetahuan adalah sebuah basis data pengetahuan yang terdiri dari kumpulan objek beserta aturan dan atributnya (sifat atau cirinya), contoh : If hewan merupakan sayap dan bertelur then hewan jenis burung.

Knowledge base merupakan representasi pengetahuan dari seorang pakar yang diperlukan untuk memahami, memformulasikan dan memecahkan masalah. Terdiri dari dua elemen dasar, yaitu :
  • Fakta yang berupa informasi tentang situasi permasalahan, teori dari area permasalahan atau informasi tentang objek.
  • Spesial heuristik yang merupakan informasi tentang cara bagaimana membangkitkan fakta baru dari fakta yang sudah diketahui. Dalam sistem pakar berbasis rule, bagian ini berupa rules.

Knowledge base ini bagian totalitas keahlian pakar yang telah disarikan dan diformat ke dalam external memory komputer. Sampai saat ini terdapat berbagai cara representasi pengetahuan yang telah dikenal, contohnya : 
 
  • Rule-Based Knowledge

Pengetahuan direpresentasikan dalam suatu bentuk fakta dan aturan. Bentuk representasi ini terdiri atas premise dan kesimpulan. Pada penalaran berbasis aturan, pengetahuan dipersentasikan dengan menggunakan aturan berbentuk “IF-THEN”. Bentuk itu digunakan apabila kita memiliki sejumlah pengetahuan pakar pada suatu permasalahan tertentu, dan pakar dapat menyelesaikan masalah tersebut secara berurutan. Disamping itu, dapat juga digunakan apabila dibutuhkan penjelasan tentang langkah - langkah pencapaian solusi.
 
  • Case-Base Reasoning

Pada penalaran berbasis kasus, basis pengetahuan berisi solusi - solusi yang telah dicapai sebelumnya, kemudian akan diturunkan suatu solusi untuk keadaan yang terjadi sekarang (fakta yang ada). Bentuk ini digunakan apabila user menginginkan untuk mengetahui lebih banyak lagi pada kasus - kasus yang hampir sama. Selain itu, bentuk ini juga digunakan apabila kita telah memiliki sejumlah situasi atau kasus tertentu dalam basis pengetahuan atau dapat diartikan pengetahuan direpresentasikan dalam bentuk kesimpulan kasus.
 
  • Frame-Based Knowledge

Pengetahuan direpresentasikan dalam suatu bentuk hirarki atau jaringan frame.
 
  • Object-Based Knowledge

Pengetahuan direpresentasikan sebagai jaringan dari objek - objek. Objek adalah elemen data yang terdiri dari data dan metode (proses).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS